MADURA SATU | PAMEKASAN - Aksi pencurian tabung gas LPG 3 kilogram kembali terjadi dan menimbulkan keresahan di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Kali ini, peristiwa tersebut menimpa sebuah rumah makan di kawasan Bazar Bettet, tepatnya di perempatan utara SMP 7 Pamekasan, pada Rabu 29 April 2026 pagi sekitar pukul 05.45 WIB.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Kedai Bhasafa, milik seorang warga bernama Ririn. Kejadian itu terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi dan memperlihatkan dengan jelas aksi pelaku saat mengambil barang.

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria mengenakan kaos hitam masuk ke area kedai dengan santai.

Tanpa menunjukkan gelagat mencurigakan, pelaku langsung mengambil dua tabung gas LPG 3 kilogram yang berada di sekitar tempat usaha tersebut.

ADVERTISEMENT

Ririn selaku pemilik usaha mengungkapkan bahwa aksi pencurian tersebut bukan pertama kali terjadi.

Ia menyebut kejadian serupa sudah berulang kali menimpa tempat usahanya dalam beberapa waktu terakhir.

“Kejadian ini sudah bukan sekali atau dua kali, tapi sudah berkali-kali. Kami sangat merasa dirugikan,” ujar Ririn saat dikonfirmasi.

Menurutnya, pelaku diduga telah mengamati situasi sekitar sebelum melancarkan aksinya.

Hal ini terlihat dari cara pelaku yang tampak tenang saat mengambil tabung gas di waktu pagi hari.

ADVERTISEMENT

“Pelaku seperti sudah tahu kondisi di sini, karena datangnya saat suasana masih sepi,” tambahnya.

Ia menjelaskan, kerugian yang dialami tidak hanya dari hilangnya tabung gas, tetapi juga berdampak pada operasional usaha yang terganggu akibat kekurangan stok bahan bakar.

“Kami jadi kesulitan untuk operasional, karena tabung gas itu sangat penting untuk memasak,” tuturnya.

Ririn mengaku semakin khawatir dengan keamanan tempat usahanya, terlebih kejadian tersebut terjadi saat aktivitas warga belum ramai sehingga rawan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Ia pun berharap aparat kepolisian segera bertindak untuk mengungkap pelaku pencurian yang terekam CCTV tersebut.

ADVERTISEMENT

“Kami berharap pelaku bisa segera ditangkap agar tidak meresahkan warga lainnya,” tegasnya.(*)