Bahri juga diminta petugas keamanan kantor BCA Sumenep untuk kembali datang pada hari kerja. Pelayanan penuh baru bisa dilakukan pada Senin, 18 Mei 2026.

Di sisi lain, manajemen PT Bank Central Asia Tbk membenarkan adanya gangguan pada layanan QRIS. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan sistem kini sudah pulih.

“PT Bank Central Asia Tbk memohon maaf atas ketidaknyamanan nasabah terkait kendala dalam transaksi QRIS. Kami memastikan saat ini nasabah dapat kembali bertransaksi menggunakan QRIS melalui layanan BCA,” ujar Hera dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026) dilansir dari kompasdotcom.

Ia menambahkan, selama gangguan terjadi, nasabah masih dapat memanfaatkan metode pembayaran lain. Opsi tersebut meliputi kartu debit, kartu kredit, transfer, serta pembayaran berbasis NFC pada perangkat tertentu.

Soal dana yang terpotong akibat transaksi gagal, pihak bank memastikan proses pengembalian tengah berjalan.

ADVERTISEMENT

“Kami memastikan seluruh proses pengembalian dana yang sempat terkendala gangguan tersebut sedang berjalan,” tandasnya.***