MADURA SATU | SUMENEP - Aliansi Media Partner (AMP) resmi memulai rangkaian Safari Jurnalistik 2026 yang akan berlangsung sejak Mei hingga Desember dengan menyambangi seluruh perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Universitas Annuqayah (UA) Guluk-Guluk menjadi kampus pertama yang disinggahi dalam program tersebut.

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan literasi dan pendalaman jurnalistik perbankan melalui kolaborasi bersama PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda).

Konsepnya berupa pelatihan teori, praktik penulisan berita, hingga peluang publikasi karya mahasiswa di media yang tergabung dalam jaringan AMP.

Rektor Universitas Annuqayah, KH. Mohammad Husnan A. Nafi’, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai program ini sejalan dengan identitas kampusnya yang selama ini dikenal sebagai kampus literasi pesantren.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, banyak penulis lahir dari Universitas Annuqayah, baik ketika masih aktif sebagai mahasiswa maupun setelah menjadi alumni. Tradisi menulis itu, kata dia, harus terus dijaga dan dikembangkan.

“Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata dalam merawat dan memperkuat budaya literasi di kampus kami. Kami tentu menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” ujarnya, Senin (11/5) pagi.

Ia juga menjelaskan bahwa sistem pendidikan di UA menerapkan pemisahan kelas antara mahasiswa putra dan putri.

Karena itu, pelaksanaan Safari Jurnalistik dibagi dalam dua sesi. Sesi pagi hingga siang diperuntukkan bagi mahasiswi, sedangkan sesi berikutnya diikuti mahasiswa.

Peserta kegiatan berasal dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika yang diikuti mahasiswi, serta LPM Fajar yang diikuti mahasiswa.

ADVERTISEMENT

Kedua organisasi tersebut selama ini aktif mengelola media kampus dan menjadi motor penggerak literasi di lingkungan Universitas Annuqayah.

Sementara itu, Koordinator AMP, Syamsuni menjelaskan, bahwa Safari Jurnalistik dirancang sebagai upaya membangun jejaring kolaborasi antara media dan kampus di Sumenep.

Universitas Annuqayah disebut sebagai kampus yang paling responsif terhadap tawaran kerja sama tersebut.

“Program ini akan kami laksanakan secara bertahap di seluruh universitas di Sumenep sampai Desember mendatang. UA menjadi kampus pertama yang kami datangi,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi jurnalistik dasar hingga teknik penulisan berita bertema perbankan dan ekonomi syariah. Nantinya, setiap kampus akan dipilih beberapa karya terbaik untuk dipublikasikan di media partner AMP.

ADVERTISEMENT

“Karya yang dinilai terbaik akan kami muat dan berikan apresiasi. Harapannya, ini menjadi langkah awal membangun ekosistem jurnalistik kampus yang lebih kuat,” ujar Syamsuni.

Melalui Safari Jurnalistik ini, AMP berharap dapat melahirkan jurnalis-jurnalis muda dari lingkungan perguruan tinggi di Sumenep yang mampu menghasilkan karya informatif, kritis, dan bertanggung jawab. (*)