Karena itu, pelaksanaan Safari Jurnalistik dibagi dalam dua sesi. Sesi pagi hingga siang diperuntukkan bagi mahasiswi, sedangkan sesi berikutnya diikuti mahasiswa.

Peserta kegiatan berasal dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika yang diikuti mahasiswi, serta LPM Fajar yang diikuti mahasiswa.

Kedua organisasi tersebut selama ini aktif mengelola media kampus dan menjadi motor penggerak literasi di lingkungan Universitas Annuqayah.

Sementara itu, Koordinator AMP, Syamsuni menjelaskan, bahwa Safari Jurnalistik dirancang sebagai upaya membangun jejaring kolaborasi antara media dan kampus di Sumenep.

Universitas Annuqayah disebut sebagai kampus yang paling responsif terhadap tawaran kerja sama tersebut.

ADVERTISEMENT

“Program ini akan kami laksanakan secara bertahap di seluruh universitas di Sumenep sampai Desember mendatang. UA menjadi kampus pertama yang kami datangi,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi jurnalistik dasar hingga teknik penulisan berita bertema perbankan dan ekonomi syariah. Nantinya, setiap kampus akan dipilih beberapa karya terbaik untuk dipublikasikan di media partner AMP.

“Karya yang dinilai terbaik akan kami muat dan berikan apresiasi. Harapannya, ini menjadi langkah awal membangun ekosistem jurnalistik kampus yang lebih kuat,” ujar Syamsuni.