SUMENEP – Seorang kurir paket bernama Moh. Latif Syarifuddin, warga Kecamatan Bluto, menjadi korban penganiayaan saat menjalankan tugas pengantaran.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 11.50 WIB di Dusun Negara, Desa Bunbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban mengantarkan paket ke rumah seorang pelanggan berinisial Y.

Dalam percakapan singkat, Y sempat menyinggung keterlambatan pengiriman. Korban kemudian berpamitan untuk melanjutkan pekerjaannya.

Namun tak lama berselang, Y menghadang korban di jalan dekat rumah warga bernama Sudarsono. Tanpa peringatan, pelaku diduga langsung memukul wajah korban berulang kali hingga membantingnya ke tanah.

ADVERTISEMENT

Akibatnya, korban mengalami luka robek di bibir atas, memar di pelipis kiri, serta nyeri di kepala akibat benturan keras.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung melerai dan menyelamatkan korban dari amukan pelaku. Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Bluto. Laporan resmi tercatat dengan nomor LP/B/13/XI/2025/SPKT/POLSEK BLUTO/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR.

Praktisi hukum Zubairi, S.H., mengecam keras tindakan tersebut. Ia menilai peristiwa itu sebagai bentuk premanisme yang tidak boleh dibiarkan berkembang di wilayah hukum Sumenep.