Terpisah, Kepala SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menegaskan bahwa program pengembangan masyarakat perlu dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan warga serta potensi unggulan setiap daerah.

“Sektor pertanian dan nelayan tentu menjadi hal penting bagi kami untuk didorong dan disentuh melalui Program PPM yang dilakukan oleh KKKS diwilayah kerjanya masing-masing,” ungkap Anggono.

Ia turut mengapresiasi perusahaan kontraktor migas dan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam mengawal pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar program pemberdayaan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dukungan terhadap sektor pertanian di Saur Saebus pun diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan.

ADVERTISEMENT

Dengan penguatan sarana produksi dan pengelolaan hasil panen yang lebih baik, potensi desa sebagai salah satu penyangga pangan di Kepulauan Sapeken diharapkan tetap terpelihara. (*)