MADURA SATU | SUMENEP - Keterbatasan sarana pengolahan lahan menjadi salah satu tantangan yang perlu dijawab untuk menjaga produktivitas pertanian di wilayah kepulauan.

Menyikapi kebutuhan tersebut, SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) menyalurkan dua unit handtraktor kepada kelompok tani di Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Bantuan yang disalurkan melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) 2026 itu diarahkan untuk mempermudah pekerjaan petani sekaligus memperkuat produksi pangan di kawasan kepulauan.

Penyerahan alat pertanian tersebut juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.

Desa Saur Saebus selama ini memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kecamatan Sapeken. Selain mengembangkan tanaman padi, warga setempat juga membudidayakan buah-buahan dan sayuran untuk menunjang kebutuhan keluarga.

ADVERTISEMENT

Keberadaan sarana pertanian yang memadai dinilai penting agar potensi tersebut dapat terus dikembangkan. Pengolahan lahan yang lebih efisien diharapkan membantu petani mengoptimalkan kegiatan produksi, sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan warga.

Manager Public & Government Affair (PGA) KEI, Kampoi Naibaho mengatakan, dukungan terhadap petani merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat kepulauan.

“Kami selalu berusaha hadir ditengah masyarakat petani, untuk memberikan dukungan peningkatan perekominian mereka, karena pengembangan pertanian merupakan hal yang sangat penting untuk kebutuhan dasar di Kepulauan Sapeken,” kata Kampoi, Jumat (9/10).