Namun, kondisi korban kemudian memburuk. Sekitar pukul 10.00 WIB, NIMO dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis.

“Korban mengalami luka robek pada bagian rahang sebelah kiri dan mendapatkan penanganan medis dengan kurang lebih lima jahitan. Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia,” tutur Eko.

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, anggota Polsek Sokobanah bersama personel SPKT Polres Sampang, Tim Identifikasi dan Opsnal Polres Sampang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas kemudian memasang garis polisi di sekitar lokasi. Polisi juga membuat sketsa tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pemeriksaan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Penyidik selanjutnya berkoordinasi dengan Satreskrim dan Tim Identifikasi Polres Sampang untuk mendalami perkara tersebut, termasuk rangkaian kejadian yang menyebabkan korban mengalami luka hingga akhirnya meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

Eko mengatakan, motif di balik dugaan penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga masih mendalami keterlibatan IH dalam perkara tersebut.

“Motif masih dalam lidik dan kami melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Eko.(*)