MADURA SATU | PAMEKASAN - Kondisi lingkungan di kawasan Pantai Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, menjadi perhatian warga setelah tumpukan sampah terlihat menguasai area pesisir, Kamis (21/5/2026).

Persoalan tersebut dinilai semakin serius karena berada di dekat permukiman dan lokasi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Sampah yang menumpuk di sejumlah titik pesisir tidak hanya merusak pemandangan pantai, tetapi juga menimbulkan aroma tidak sedap yang terasa hingga ke area sekitar rumah warga.

Situasi itu membuat masyarakat merasa tidak nyaman saat beraktivitas di sekitar kawasan pantai.

Kondisi semakin memprihatinkan ketika sejumlah anak-anak terlihat bermain di sekitar tumpukan sampah tanpa pengawasan khusus.

ADVERTISEMENT

Warga khawatir lingkungan yang tercemar dapat membahayakan kesehatan anak-anak, terutama akibat paparan limbah dan udara kotor di area tersebut.

Sejumlah warga menyebut persoalan sampah di Branta Pesisir bukan terjadi baru-baru ini.

Penumpukan sampah disebut telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan penanganan maksimal dari pihak terkait.

Salah satu warga sekaligus orang tua anak di kawasan Branta Pesisir, Sumailah, mengaku khawatir dengan kondisi lingkungan yang semakin kumuh.

Ia menilai persoalan sampah tidak boleh terus dibiarkan karena berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Anak-anak sering bermain di sekitar pantai. Kami takut kalau kondisi sampah seperti ini terus dibiarkan karena bisa menimbulkan penyakit,” ujar Sumailah kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, bau menyengat dari tumpukan sampah mulai mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Bahkan saat cuaca panas, aroma tidak sedap semakin terasa dan mengurangi aktivitas masyarakat di pesisir pantai.

“Kalau siang baunya semakin menyengat. Warga jadi tidak nyaman berada di sekitar pantai,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk membersihkan kawasan pesisir dan menyediakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap waktu.

ADVERTISEMENT

“Harapan kami pemerintah segera bertindak agar pantai ini kembali bersih dan nyaman. Jangan sampai kondisi ini terus dibiarkan,” tuturnya.

Selain meminta perhatian pemerintah, warga juga mengajak masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut mereka, persoalan sampah tidak akan selesai tanpa adanya kepedulian bersama dari seluruh pihak.

Warga menilai Pantai Branta Pesisir memiliki potensi menjadi kawasan yang nyaman dan layak dikunjungi apabila kebersihan lingkungan dapat dijaga dengan baik.

Karena itu, mereka berharap upaya pembersihan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

“Kami juga berharap adanya fasilitas tempat pembuangan sampah yang memadai di kawasan pesisir serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar kawasan pantai tidak kembali dipenuhi sampah,”pungkasnya.(*)