MADURA SATU | PAMEKASAN - Dugaan kekerasan terhadap seorang santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, mencuat setelah korban disebut mengalami luka di sejumlah bagian tubuh hingga patah tulang pinggul.

Santri berinisial AN, warga Kecamatan Waru, Pamekasan, diduga mengalami kekerasan setelah dituduh mencuri uang di lingkungan pesantren.

Menurut keterangan tetangga korban berinisial BM, tuduhan tersebut telah dibantah oleh korban saat dimintai keterangan oleh sejumlah santri dan pengurus pesantren.

Namun, setelah itu korban disebut menjalani semacam pemeriksaan oleh pihak di lingkungan pesantren dan diduga mengalami tindakan kekerasan.

"Korban disidang, sejak itu diduga disiksa," ungkap BM.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan pengakuan korban kepada keluarga, dugaan kekerasan tersebut mulai terjadi pada Senin (28/9/2026) malam. Korban juga disebut diminta untuk tidak menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya.

Salah satu tindakan yang disebut dialami korban yakni penggunaan kawat dari gantungan baju yang dipanaskan, kemudian diduga disentuhkan ke tubuh korban.

"Pengakuan korban, gantungan baju kawat dipanasi, lalu disentuhkan ke tubuh korban," kata BM.