Ali juga meluruskan anggapan bahwa bantuan Rp2 miliar akan disalurkan sekaligus dalam bentuk uang tunai.

Ia menjelaskan, sejak awal bantuan tersebut dirancang disalurkan secara bertahap, baik dalam bentuk pembangunan maupun pengadaan barang sesuai kebutuhan program.

Karena itu, ia mengaku terkejut ketika menerima permintaan nomor rekening yayasannya dari pihak pengelola penerima bantuan.

"Tidak ada angin dan tidak ada hujan, tiba-tiba meminta nomor rekening kepada saya. Tentu hal itu menjadi pertanyaan besar bagi saya," ungkapnya.

Meski terjadi perbedaan pemahaman, Ali mengimbau seluruh relawan Yayasan Bani Insan Peduli agar tetap menjaga suasana kondusif dan tidak memperpanjang polemik di ruang publik.

ADVERTISEMENT

Ia meminta seluruh relawan tetap fokus menjalankan misi sosial dan kemanusiaan.

"Saya berharap teman-teman relawan tetap tenang, tidak perlu memperdebatkan persoalan ini secara berkepanjangan. Mari kita tetap fokus membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ali juga menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati Ketua Yayasan Griya Lansia Malang, Arif Camra.