MADURA SATU | BANGKALAN - Sebuah kapal nelayan asal Tuban, Jawa Timur, tenggelam setelah menabrak tower pengeboran minyak milik PT Pertamina di perairan barat Bangkalan.

Sebanyak 19 anak buah kapal (ABK) terombang-ambing di tengah laut selama lebih dari tiga jam sebelum akhirnya berhasil diselamatkan nelayan setempat.

Peristiwa dramatis itu terjadi di perairan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Saat kapal mulai karam, para ABK berupaya menyelamatkan diri dengan menggunakan pelampung seadanya.

Sebagian lainnya bertahan hidup dengan berpegangan pada pecahan kayu kapal yang perlahan tenggelam dihantam gelombang.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika kapal nelayan tersebut tidak sengaja menabrak tiang tower pengeboran minyak.

ADVERTISEMENT

“Akibat peristiwa tersebut, kapal nelayan mengalami pecah pada bagian haluan depan hingga perlahan tenggelam. Seluruh ABK kemudian menyelamatkan diri,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan korban, sebelum benturan terjadi kapal diterjang cuaca buruk disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

Kondisi tersebut membuat nakhoda kehilangan kendali hingga akhirnya menghantam struktur tower.