MADURA SATU | SUMENEP - Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mengadakan kegiatan sosial berbagi takjil pada bulan suci Ramadan.

Kali ini, ratusan kupon takjil dibagikan kepada masyarakat di kawasan Taman Tajamara, Kamis (12/3) sore. Program tersebut menjadi agenda tahunan yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir.

Melalui kegiatan ini, PWRI Sumenep tidak hanya ingin berbagi dengan masyarakat, tetapi juga berupaya membantu menggerakkan perekonomian pelaku usaha kecil yang berjualan di sekitar area Tajamara.

Masyarakat yang menerima kupon dapat menukarkannya dengan berbagai jenis makanan dan minuman berbuka puasa yang disediakan para pedagang UMKM di lokasi tersebut.

Dengan cara ini, para pelaku usaha tetap memperoleh pembeli dari kupon yang beredar. Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono menjelaskan, bahwa konsep pembagian takjil menggunakan kupon dipilih agar manfaat kegiatan bisa dirasakan oleh seluruh pedagang yang terlibat.

ADVERTISEMENT

“DPC PWRI Sumenep membagikan kupon berupa takjil. Alhamdulillah kegiatan ini sudah yang ketiga kalinya dan rutin dilaksanakan setiap tahun. Dalam kegiatan ini kami bekerja sama dengan para pelaku UMKM di Tajamara melalui ketua paguyubannya,” ujar Rusydiyono, Kamis sore.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat sekaligus dukungan bagi pelaku UMKM agar tetap merasakan perputaran ekonomi selama Ramadan.

Pantauan di lokasi, warga dari berbagai kalangan tampak antusias mendatangi area Tajamara untuk memperoleh kupon takjil.

Anak-anak, remaja hingga orang dewasa terlihat memanfaatkan kupon tersebut untuk membeli menu berbuka puasa dari para pedagang.

Salah satu warga yang menerima kupon, Sri, warga Desa Kolor, mengaku senang dengan adanya kegiatan berbagi takjil tersebut.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, program seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus memberikan keuntungan bagi pedagang.

“Menurut saya kegiatan ini sangat bagus. Warga bisa mendapatkan takjil gratis, sementara pedagang juga tetap mendapatkan pembeli. Semoga kegiatan seperti ini terus ada setiap Ramadan,” kata Sri.

Sementara itu, Ketua Paguyuban UMKM Tajamara, Heri Santoso, menyampaikan apresiasi kepada PWRI Sumenep yang telah melibatkan para pedagang dalam kegiatan sosial tersebut.

Ia menilai sistem kupon yang digunakan mampu memberikan peluang pembeli secara merata kepada para pelaku usaha yang berjualan di kawasan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada PWRI Sumenep karena sudah melibatkan para pedagang di Tajamara. Dengan sistem kupon ini, pedagang UMKM bisa merasakan manfaatnya secara merata,” ujar Heri.

ADVERTISEMENT

Hal senada juga disampaikan Wahed, seorang abang becak yang menerima kupon takjil. Ia berharap kegiatan berbagi tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga tahun depan bisa terselenggara kembali. Terima kasih PWRI Sumenep,” ucapnya.

“Semoga tahun depan bisa terselenggara kembali. Terima kasih PWRI Sumenep,” ucapnya.