MADURA SATU | PAMEKASAN - Kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak yatim ditunjukkan Yayasan Cahaya Rahmana Semesta (YCRS) Pamekasan, Jawa Timur, dengan mendatangi sejumlah rumah anak yatim di Kecamatan Waru, Kamis (27/8/2026) sore.

Ketua YCRS yang akrab disapa Mas Mamank bersama tim datang secara langsung untuk menemui anak-anak yatim dan keluarga mereka.

Kunjungan tersebut diisi dengan kegiatan sederhana, mulai dari bercengkerama hingga berdiskusi mengenai pendidikan.

Mas Mamank mengatakan, pihaknya ingin mengetahui lebih dekat kondisi pendidikan anak-anak yatim yang mereka kunjungi.

Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim tidak cukup hanya diberikan dalam bentuk bantuan materi.

ADVERTISEMENT

"Kami ingin aksi nyata ini mendapat atensi masyarakat agar lebih banyak lagi orang-orang yang peduli terhadap nasib anak-anak yatim," ujar Mas Mamank.

Dalam kunjungan tersebut, tim YCRS juga berdiskusi bersama keluarga mengenai pendidikan anak.

Pembahasan dilakukan untuk melihat kebutuhan pendidikan sesuai usia dan jenjang sekolah masing-masing anak.

Ia menjelaskan, kegiatan itu juga diisi dengan pemberian materi pengajaran dasar. Materi yang diberikan disesuaikan dengan level umur serta jenjang pendidikan anak-anak yang ditemui.

"Kami juga memberikan materi pengajaran dasar sesuai level umur dan jenjang pendidikan di sekolah," kata pria yang akrab disapa Mas Mamank tersebut.

ADVERTISEMENT

Selain mendapatkan materi pembelajaran, anak-anak yatim yang dikunjungi juga menerima santunan berupa uang jajan.

Bantuan tersebut diberikan secara langsung oleh tim YCRS saat melakukan kunjungan.

Mas Mamank berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik bagi masyarakat lainnya untuk ikut memberikan perhatian kepada anak-anak yatim, terutama dalam persoalan pendidikan.

"Kami berharap semakin banyak orang yang peduli dan mau ikut turun langsung melihat kondisi anak-anak yatim," tuturnya.

Menurut Mas Mamank, publikasi kegiatan melalui media sosial juga sengaja dilakukan. Langkah tersebut dinilai penting agar aksi sosial yang dilakukan dapat diketahui lebih luas sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut peduli.

ADVERTISEMENT

"Makanya kami push di media-media sosial agar viral," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim membutuhkan keterlibatan lebih banyak pihak. Karena itu, YCRS berupaya hadir secara langsung dan mengajak masyarakat untuk tidak hanya melihat, tetapi juga ikut mengambil peran.

"Kami ingin semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk peduli kepada anak-anak yatim, terutama dalam pendidikan dan masa depan mereka," pungkas Mas Mamank. (*)