“Pembangunan jangan hanya selesai secara administratif. Yang paling penting adalah manfaatnya. Apakah masyarakat merasa terbantu, apakah kualitas hidupnya meningkat, itu yang harus menjadi ukuran,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat tidak menjadi penonton dalam pembangunan. Semangat gotong royong dan kepedulian harus terus dipelihara sebagai kekuatan untuk membangun daerah.

Andi menilai, pemerintah dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga hasil pembangunan. Pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan terbaik, sementara masyarakat ikut mengawal dan merawat pembangunan yang telah dilakukan.

“81 tahun kemerdekaan harus menjadi momentum untuk bekerja lebih keras. Pemerintah harus hadir, masyarakat harus ikut bergerak. Jangan sampai semangat kemerdekaan hanya hidup pada bulan Agustus,” tandasnya.

Ia berharap momentum HUT RI ke-81 dapat melahirkan semangat baru untuk memperkuat pengabdian dan mempercepat pembangunan yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kemerdekaan bukan sekadar apa yang kita rayakan, tetapi apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat,” pungkas Andi.(Daz).

ADVERTISEMENT