MADURA SATU | PAMEKASAN – Sebanyak 35 siswa SD Negeri Sumber Waru 3, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, dilaporkan tidak menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari kedua masuk sekolah.

Berkurangnya jumlah porsi makanan tersebut diduga terjadi akibat kelalaian dalam proses pemorsian atau pendistribusian oleh dapur penyedia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada hari pertama masuk sekolah seluruh siswa di SDN Sumber Waru 3 masih menerima menu MBG sesuai jumlah yang dibutuhkan.

Namun, pada hari kedua, jumlah makanan yang dikirim berkurang sebanyak 35 porsi sehingga puluhan siswa tidak mendapatkan haknya.

Dapur penyedia MBG untuk sekolah tersebut diketahui berada di bawah pengelolaan SPPG Rumah Juang Garuda Emas yang berlokasi di Desa Sumber Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

ADVERTISEMENT

Aktivis Lembaga Pemuda Penggerak Perubahan (LP3), Riyadhus Solihin, menilai berkurangnya jumlah porsi makanan tersebut patut menjadi bahan evaluasi serius.

Menurutnya, kejadian itu diduga terjadi akibat kelalaian dalam proses pemorsian maupun pendistribusian makanan.

"Kalau hari sebelumnya jumlah porsinya lengkap, lalu hari berikutnya tiba-tiba berkurang 35 porsi, maka patut diduga terjadi keteledoran dalam proses pemorsian maupun pendistribusian. Jangan sampai siswa menjadi korban akibat lemahnya manajemen di dapur," ujarnya. Selasa, (14/7/2026.