MADURA SATU | PAMEKASAN - Upaya memperoleh penjelasan resmi dari Bank Syariah Nasional (BSN) terkait polemik appraisal Perumahan Bukit Damai kembali menemui jalan buntu.

Hingga Kamis (2/7/2026), Pimpinan Kantor Cabang Pembantu (KCP) BSN Pamekasan, Krisno Pradiatmoko, belum berhasil dikonfirmasi meski berbagai upaya telah dilakukan.

Sejak polemik antara PT Linggarjati Trijaya Indah dan BSN mencuat ke publik lebih dari tiga pekan, wartawan telah berulang kali mencoba menghubungi Krisno melalui sambungan telepon maupun pesan singkat WhatsApp. Namun, hingga berita ini disusun, tidak ada tanggapan yang diberikan.

Untuk memperoleh informasi secara langsung, awak media kemudian mendatangi kantor BSN KCP Pamekasan pada Kamis pagi.

Kedatangan wartawan diterima oleh petugas keamanan yang kemudian meminta awak media menunggu karena akan memastikan keberadaan pimpinan cabang.

Sekitar sepuluh menit berselang, petugas keamanan kembali menemui wartawan dan menyampaikan bahwa Krisno Pradiatmoko sedang tidak berada di kantor.

ADVERTISEMENT

"Bapak sedang keluar, tidak ada di kantor," ujar petugas keamanan BSN KCP Pamekasan, Kamis (2/7).

Saat ditanya mengenai tujuan kepergian maupun waktu kepulangan pimpinan cabang, petugas keamanan mengaku tidak mengetahui.

"Saya tidak tahu keluar ke mana, yang jelas tidak ada di ruangannya," katanya.