MADURA SATU | PAMEKASAN - Dugaan kelalaian dalam pelayanan medis kembali menjadi perhatian publik di Kabupaten Pamekasan.

Seorang pasien berinisial QQ (29), warga Kecamatan Pakong, dilaporkan mengalami komplikasi serius usai menjalani operasi sesar di RSIA Puri Bunda Madura.

Kasus tersebut mencuat setelah keluarga pasien bersama puluhan massa dari organisasi Pemuda Indonesia Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Kamis (25/6/2026).

Mereka meminta adanya transparansi dan investigasi menyeluruh terhadap penanganan medis yang diterima pasien.

Berdasarkan keterangan keluarga, QQ awalnya menjalani operasi sesar untuk proses persalinan. Namun setelah tindakan tersebut dilakukan, pasien mengalami pendarahan yang disebut cukup serius hingga harus menjalani operasi lanjutan berupa pengangkatan rahim.

ADVERTISEMENT

Koordinator aksi yang juga Ketua Pemuda Indonesia Jawa Timur, Imam Arifin, menyampaikan bahwa keluarga mempertanyakan rangkaian tindakan medis yang dilakukan terhadap pasien sebelum akhirnya dirujuk ke Surabaya.

"QQ awalnya hanya menjalani operasi sesar. Setelah itu terjadi pendarahan hebat dan dilakukan tindakan operasi pengangkatan rahim," kata Imam Arifin saat menyampaikan orasi di hadapan massa aksi.

Menurut Imam, kondisi kesehatan pasien tidak menunjukkan perkembangan signifikan setelah operasi tersebut. Karena itu, QQ kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan lanjutan dari tim medis yang lebih lengkap.