MADURA SATU | PAMEKASAN - Upaya menghidupkan kembali geliat seni dan ekonomi kreatif di Kabupaten Pamekasan terus dilakukan melalui berbagai kegiatan budaya.

Salah satunya lewat Sarasehan Budaya dan Pameran Lukisan Tunggal karya seniman lokal ternama, Budi Hariyanto, yang digelar di Hotel Odaita Pamekasan, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Persatuan Wartawan Indonesia tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan puluhan karya seni visual bernuansa daun-daunan khas Boedy Madura.

Pameran tunggal itu berlangsung sejak 3 hingga 16 Mei 2026 dan menjadi perhatian berbagai kalangan masyarakat.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia, Hairul Anam, menyebut pameran tersebut bukan sekadar agenda seni biasa, melainkan bentuk nyata kebangkitan ruang kreativitas di Kabupaten Pamekasan.

ADVERTISEMENT

“Kami dari insan pers sangat mengapresiasi konsistensi dan produktivitas Bapak Budi Hariyanto. Pameran ini menunjukkan bahwa ruang seni di Pamekasan masih hidup dan berkembang,” ujar Hairul Anam saat memberikan sambutan dalam sarasehan budaya.

Menurutnya, karya-karya Boedy Madura memiliki pesan yang kuat karena tidak hanya menghadirkan estetika visual, tetapi juga merekam berbagai realitas sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

“Lukisan beliau bukan hanya soal keindahan. Ada kritik sosial, ada refleksi kehidupan, dan ada pesan kemanusiaan yang tersampaikan melalui setiap goresan kanvas,” tuturnya.