Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Maltuful Anam. Ia menilai pelayanan kesehatan gratis tidak hanya membantu masyarakat memperoleh akses pemeriksaan, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

“Kami sangat bahagia dan mengapresiasi kegiatan seperti ini. DPRD memiliki tugas menyampaikan regulasi, termasuk yang berkaitan dengan kesehatan, kepada masyarakat,” ujar Maltuful.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat umum dalam kegiatan tersebut menjadi nilai penting karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh warga di lingkungan pesantren.

“Di sini bukan hanya santri atau internal pondok pesantren yang dilibatkan, tetapi juga masyarakat. Ini menjadi kesempatan untuk mengedukasi masyarakat secara langsung, khususnya berkaitan dengan kesehatan yang merupakan kebutuhan dasar,” katanya.

Maltuful berharap model kegiatan tersebut dapat dikembangkan di sekolah maupun pondok pesantren lainnya di Kabupaten Pamekasan.

ADVERTISEMENT

“Sekolah dan pesantren tidak hanya mengedukasi santri dan murid, tetapi juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat secara langsung,” pungkasnya. (*)