Menurut Muhibbul Aman, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperluas wawasan melalui kunjungan akademik ke berbagai lembaga pendidikan di luar negeri.

"Selain terdapat lomba debat, di dalamnya juga kita diajak ke tiga negara, antara lain Singapura, Malaysia dan Thailand, untuk study banding ke universitas dan pondok pesantren di tiga negara tersebut," jelasnya.

Dalam rangkaian rihlah ilmiah tersebut, para peserta mengunjungi Singapore Management University (SMU) di Singapura, International Islamic University Malaysia (IIUM) di Malaysia, serta Jamiah Islamiyah Syeikh Daud Al-Fatani (JISDA) di wilayah Thailand Selatan.

Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, Muhibbul Aman berhasil menunjukkan kemampuan dalam kompetisi debat hingga memperoleh penghargaan tertinggi sebagai Top 1 Best Speakers. Penghargaan itu diberikan sebagai Pembicara Terbaik Pertama dalam kategori Lomba Debat Internasional.

Muhibbul Aman mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya dalam kompetisi yang mempertemukan delegasi santri dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia tersebut.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan prestasi Top 1 Best Speakers dalam kategori Lomba Debat Internasional," ungkapnya.

Saat ini, Muhibbul Aman tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara semester 5, Fakultas Syariah, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan, angkatan 2023.