MADURA SATU | SAMPANG - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sampang, Jawa Timur, memicu berbagai peristiwa pohon tumbang di sejumlah wilayah. Kejadian tersebut berlangsung sejak Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB hingga Jumat (6/3/2026) pukul 15.30 WIB.

Hujan lebat yang disertai angin kencang membuat puluhan pohon di tepi jalan dan sekitar permukiman warga roboh. Kondisi ini sempat menghambat akses jalan serta menimbulkan kerusakan pada beberapa rumah warga dan fasilitas ibadah.

Bencana tersebut dilaporkan terjadi di beberapa desa di Kecamatan Camplong, antara lain Desa Batu Karang, Dharma Camplong, Tadden, Rabesen, Tambaan, dan Sejati. Selain itu, kejadian pohon tumbang juga dilaporkan di Dusun Nasaran, Desa Koda, Kecamatan Torjun.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang, Mohammad Hosen, menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang menjadi penyebab utama banyaknya pohon yang tumbang hingga menimpa bangunan milik warga.

“Beberapa rumah warga mengalami kerusakan, bahkan ada musala yang terdampak akibat pohon tumbang dan terjangan angin kencang,” ujar Hosen, Sabtu (7/3/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, total kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Tidak hanya kerusakan bangunan, peristiwa ini juga menyebabkan korban jiwa. Seorang perempuan lanjut usia berinisial MD (69), warga Dusun Rabesen Selatan, Desa Rabesen, Kecamatan Camplong, dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan dapur rumahnya yang roboh akibat angin kencang.

BPBD Kabupaten Sampang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi menjelang berakhirnya musim hujan.