MADURA SATU | PAMEKASAN - Sudah delapan bulan Ilham (16), remaja asal Desa Tampojung Tengah, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, hanya bisa terbaring dengan kondisi kaki kanan yang belum pulih akibat patah tulang.

Keterbatasan ekonomi memaksa pengobatannya terhenti, membuat harapannya untuk kembali berjalan normal dan melanjutkan pendidikan semakin berat.

Kecelakaan yang dialami Ilham terjadi pada akhir 2025 di wilayah Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan.

Saat itu, ia tengah dalam perjalanan pulang dari pondok pesantren setelah menerima kabar duka bahwa sang kakek meninggal dunia.

Akibat kecelakaan tersebut, Ilham mengalami patah tulang serius dan harus menjalani operasi di Surabaya.

ADVERTISEMENT

Setelah operasi, ia masih menjalani kontrol rutin hingga Maret 2026 sebelum akhirnya seluruh proses pengobatan terpaksa dihentikan karena keluarga sudah tidak lagi memiliki biaya.

Tetangga Ilham, Nawawi, mengatakan kondisi remaja tersebut hingga kini belum menunjukkan pemulihan karena perawatan medis tidak lagi berlanjut.

"Terakhir saat bulan puasa kemarin dikontrol. Sejak itu tidak diperiksa lagi karena tidak ada biaya," ujar Nawawi, Rabu (8/7/2026).