MADURA SATU | PAMEKASAN - Aparat kepolisian dari Polsek Proppo berhasil menggagalkan rencana pesta petasan dengan mengamankan sejumlah bahan peledak rakitan berukuran besar di Dusun Klampok, Desa Panaguan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (21/3/2026) sore. Pengamanan tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan dari warga terkait adanya rencana menyalakan petasan dalam jumlah besar di wilayah tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan patroli langsung ke lokasi oleh jajaran Polsek Proppo. Kasihumas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan untuk menjaga keamanan masyarakat dari potensi bahaya ledakan petasan. “Petugas menerima laporan masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB mengenai rencana pesta petasan. Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Proppo AKP Achmad Supriyadi bersama anggota langsung melakukan patroli ke lokasi,” ujar Yoni. Dalam patroli yang dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB, polisi menemukan sejumlah petasan rakitan dengan berbagai bentuk yang sudah dalam kondisi siap dinyalakan. “Di lokasi, petugas menemukan beberapa petasan rakitan dengan model yang cukup unik dan siap digunakan,” tambahnya. Petugas kemudian mengamankan barang bukti tersebut dari seorang warga berinisial S (31). Dari tangan pria tersebut, polisi menyita beberapa petasan rakitan dengan desain yang tidak biasa. Adapun barang bukti yang diamankan meliputi satu unit mercon rakitan berbentuk perahu, satu unit mercon rakitan berbentuk mobil, serta satu unit mercon rakitan berbentuk konter telepon seluler. Untuk menghindari potensi bahaya, seluruh barang bukti kemudian dievakuasi ke Mapolres Pamekasan dengan pengamanan ketat. “Sekitar pukul 18.40 WIB, barang bukti berhasil dibawa ke Polres Pamekasan dengan pengawalan dari Satlantas dan Satbrimob untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur keamanan,” jelasnya. Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuat ataupun menyalakan petasan, terutama yang mengandung bahan peledak berbahaya. “Penggunaan petasan memiliki risiko tinggi dan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bermain dengan bahan peledak,” tegas Yoni. (*)