Tangkal Radikalisme, UIM Gandeng Muslimat NU

  • Whatsapp
Tim dosen UIM lakukan pengabdian masyarakat di Perkumpulan Muslimat
Tim dosen UIM lakukan pengabdian masyarakat di Perkumpulan Muslimat

PAMEKASAN – Bertempat di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan tim dosen Universitas Islam Madura (UIM) melakukan pengabdian pada masyarakat yang dikemas dengan program kemitraan masyarakat stimulus (PKMS).

Program kemitraan tersebut berupa penyuluhan kepada Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) guna mencegah radikalisme agama.

Read More

“Kegitan ini dilakukan untuk menggalang pencegahan paham radikalisme dan terorisme di kalangan wanita. Disamping itu juga membangun daya tangkal kaum wanita dan juga melindungi anak-anak terhadap bahaya radikalsime dan terorisme,” kata Dewi Pusparini, salah satu tim dosen UIM.

Menurut Dewi, melalui program dimaksud diharapkan dapat menguatkan pemahaman muslimat NU dan masyarakat sekitar tentang pentingnya ajaran Islam yang humanis dan moderat.

“Penguatan ini dimaksudkan agar masyarakat benar-benar memahami bahwa esensi Islam ialah untuk mewujudkan perdamaian dan menjunjung tinggi etika dalam beragama,” timpalnya.

Sementara itu, Sunajar ketua ranting NU berharap perempuan NU siap memberikan energinya untuk Indonesia

Menurut dia, perempuan NU yang tersebar di seluruh Indonesia merupakan potensi yang luar biasa untuk menjadi sarana untuk mencegah paham radikalsime dan terorisme.

Isu terorisme, ujar Sunandar, memang sudah membidik kalangan perempuan dan anak-anak. Ia mengatakan, sudah banyak data soal keterkaitan anak dibawah umur yang ‘terperangkap’ kasus radikalisme dan intoleran.

“Kita tentu berterima kasih pada UIM yang memiliki komitmen kuat untuk menangkal radikalisme. Sehingga dengan adanya program ini dapat mentransfer ilmu pengetahuan yang dapat membantu untuk mencegah radikalisme agama di desa jarin pada khususnya,” tuturnya. (anw/ros/advertorial).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *