Penetapan Caleg Terpilih Tunggu Adanya Gugatan di MK

  • Whatsapp

SAMPANG – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sampang, hingga kini belum menetapkan calon legislatif terpilih periode 2019-2024 hasil Pemilu 17 April lalu

Belum ditetapkanya caleg terpilih itu karena KPU masih menunggu adanya kemungkinan gugatan yang dilayangkan kepada mahmakah konstitusi (MK) oleh caleg maupun partai politik.

Read More

“Untuk DPRD Kabupaten masih belum kita tetapkan, nanti kita nunggu adanya gugatan ke MK dulu,” Kata komisioner KPU Sampang, Ahamd Ripto.

Mengacu pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu, waktu penyelesaian sengketa hasil pemilu legislatif DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan DPD menyesuaikan dengan jadwal penyelesaian sengketa di MK.

“Kalau nanti tidak ada gugatan di MK, maka akan kami tetapkan” timpalnya.

Menurut pria yang menjabat sebagai Divisi SDM dan Parmas itu, adapun batas waktu pengajuan gugatan ke MK selama tiga hari. Yakni terhitung dari tanggal 22-25 Mei 2019.

Keputusan MK nanti, kata Ripto, secara otomatis akan menjadi bahan klarifikasi atas beredarnya nama-nama caleg terpilih di berbagai media sosial di enam daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Sampang.

“Nama-nama caleg terpilih itu belum bisa kita sampaikan, karena kan kita menunggu ada tidaknya gugatan di MK. Nah, kalau misalnya nanti ada gugatan yang diterima oleh MK, tentunya kan ada kemungikinan perubahan terhadap perolehan suara caleg,” papar Ripto.

Ripto memastikan, jika tidak ada perubahan jadwal dan gugatan yang dilayangkan ke MK, maka penetapan caleg terpilih sudah bisa diputuskan pada bulan Juni mendatang.

Dia pun mengingatkan agar semua calon DPRD bisa bersabar untuk menunggu hasil keputusan resmi KPU, sebab menurutnya, klaim kemenangan yang disampaikan oleh para caleg belum dikuatkan dengan keputusan penetapan dari KPU.

“Soal ada yang mengklaim kemenangan, itu hak dari masing-masing calon. Tetapi yang pasti, keputusan penetapan caleg terpilih kan belum diputuskan oleh KPU, jadi kami mohon agar bersabar,” pungkas Ripto kepada wartawan.

Sebelumnya, beredar pesan di media sosial yang menyebutkan bahwa PKB dan PPP adalah partai peraih suara terbanyak dengan masing-masing perolehan 7 kursi. Sehingga kedua partai itu memiliki peluang besar untuk mendominasi kursi pimpinan DPRD Sampang periode 2019-2024.

Berikutnya, partai NasDem diyakini meraih jatah 6 kursi, yang disusul oleh Gerindra dan Demokrat dengan perolehan masing-masing 5 kursi.

Adapun partai Golkar dikabarkan menguasai 4 kursi, PKS 3 kursi, PAN 3 kursi dan PDIP 2 kursi. Sedangkan yang terakhir Hanura diklaim memiliki jatah 2 kursi dan PBB 1 kursi. (ros)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *