Pemerintah Diminta Rintis Wisata Garam

  • Whatsapp

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang diminta merintis wisata garam guna memperkuat ikon pulau garam bagi Madura sebagai daerah penghasil garam terbesar di jawa timur.

Read More

Melalui wisata garam nantinya, baik pemerintah maupun petambak akan mendapat keuntungan ganda. Sebab selain bisa menjual hasil panen, petambak juga bisa mendapat keuntungan dari hasil kunjungan wisata.

“Ini perlu direalisasikan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan. Tujuanya jelas, untuk kepentingan dan kesejahteraan petambak garam,” ungkap ketua himpunan petambak garam (HPG) Sampang, Qomarus Zaman.

Sejauh ini kata Zaman, peluang dirintisnya wisata garam nyaris tidak terpikirkan oleh pemerintah daerah. Padahal membentuk wisata garam bukanlah perkara yang mustahil mengingat Kabupaten Sampang sendiri tercatat sebagai daerah penghasil garam dengan kawasan tambak yang membentang di daerah selatan.

Pihaknya pun meminta agar ada peran perguruan tinggi dalam merintis wisata garam. Dengan harapan dialukan studi kelayakan atas untung rugi dibentuknya wisata dimaksud.

“Libatkan banyak pihak, agar ada masukan yang terarah. Ini harus di inisiasi oleh pemerintah melalui dinas kelautan dan perikanan,” timpalnya.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Achmad Iskandar sempat memberi dukungan atas wacana pembentukan wisata garam dimaksud.

Kata dia, DPRD Jatim tentu mendorong dan mendukung adanya gagasan dan realisasi wisata garam di Madura. Sebab hal itu bisa menjadi pengungkit ekonomi masyarakat Madura.

Disamping itu menurutnya, ada poin edukasi (pendidikan) yang bisa diketuk telurkan kepada pengunjung, yakni terkait proses pembuatam garam yang dilakukan petambak hingga melahirkan ‘kristal’ putih.

“Ini sebuah terobosan yang patut diapresiasi dan dikawal penuh, karena diyakini dampaknya bisa meningkatkan kesejahteraan petani garam khususnya dan masyarakat Madura pada umumnya,”ujarnya pada wartawan.

Bahkan, pihaknya meminta adanya keterlibatan Perguruan Tinggi di Madura yaitu Universitas Trunoyo Madura (UTM) untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Garam di Madura agar menjadi perhatian khusus dari pimpinan DPRD Jatim.

“Kami sangat senang dan siap memback up penuh pihak UTM yang akan menginisiasi pembangunan KEK garam di Madura. Jelas sekali ini kami harapkan untuk mengentas kemiskinan di sana,” tutur pria asal Sumenep itu.

Dia berharap KEK garam tersebut terwujud, sehingga bisa menghasilkan kualitas garam yang unggul dan pemerintah tak lagi melakukan impor garam.

“Kalau didukung peralatan modern tentu bisa bersaing dengan garam impor. Jika ini terealisasi maka bisa dikatan Pemprov sangat serius untuk membantu petambak garam di Madura terutama dalam mengelola industri garam mulai hulu hingga hilir,” pungksanya. (moh/ros)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *