Scroll untuk melanjutkan membaca
Bangkalan

6 Fakta Tragedi Tenggelamnya Enam Santri di Bekas Galian C Bukit Jaddih Bangkalan

Avatar
×

6 Fakta Tragedi Tenggelamnya Enam Santri di Bekas Galian C Bukit Jaddih Bangkalan

Sebarkan artikel ini
Area bekas galian C di Bukit Jaddih, Bangkalan, tempat enam santri kehilangan nyawa saat mandi tanpa pengawasan.

BANGKALAN – Tragedi memilukan terjadi di kawasan wisata Bukit Jaddih, Kabupaten Bangkalan, Madura. Enam santri ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas galian C saat tengah berlatih untuk lomba.

Peristiwa yang seharusnya menjadi momen persiapan justru berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga dan pesantren.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Insiden ini terjadi ketika para santri diam-diam memasuki area terlarang tanpa sepengetahuan ustaz pendamping. Diduga, mereka mandi di kolam yang berbahaya dan cukup dalam.

Baca Juga:  Gawat! Tuding Banyak Pokir Siluman DPRD Pamekasan, Forkot Sebut Ada Kontraktor Main Mata dengan Kepala Dinas PRKP

1. Masuk Tanpa Sepengetahuan Ustaz

Menurut keterangan warga setempat, para santri semula berlatih di sekitar lokasi, namun tanpa izin mereka menuju area bekas galian C. Padahal, ustaz sebelumnya telah melarang untuk mendekati kolam tersebut.

“Ustaz sebelumnya sudah melarang, tapi gak tahu mereka sudah mandi tanpa sepengetahuan santri senior,” ujar Ulil, warga setempat.

2. Satu Santri Tenggelam, Lima Temannya Ikut Menolong

Baca Juga:  ARPG Dukung Revisi UU BUMN Yang Akan Mengatur Larangan Wakil Menteri Rangkap Komisaris

Kejadian bermula saat satu santri tenggelam terlebih dahulu. Melihat temannya hilang di kedalaman air, lima santri lain panik dan langsung ikut terjun berusaha menolong. Namun, justru mereka semua ikut tenggelam dan tidak berhasil menyelamatkan diri.

3. Ustaz Turut Menolong, Kondisinya Kritis

Setelah mendapat laporan dari santri lain, ustaz segera berusaha menolong dengan terjun ke kolam. Namun, karena kedalaman air dan kondisi licin, ia ikut terseret dan tenggelam. Ustaz tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi kritis dan dilarikan ke RSUD Bangkalan.

Baca Juga:  Jelang Pilkada, Sejumlah Tokoh Gaungkan Pilkada Damai di Jatim

“Enam orang ditemukan meninggal dunia di TKP, dan satu ustaz dibawa ke RSUD Bangkalan karena dalam keadaan kritis,” kata Ulil.

4. Polisi Turun Tangan Selidiki Kasus

Aparat kepolisian dari Polsek Socah segera mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Seluruh korban telah diidentifikasi, sementara beberapa jenazah sudah dipulangkan ke rumah duka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *