AQ Sedih Lihat Kondisi SGRP

  • Whatsapp

PAMEKASAN – Mau nangis rasanya saya melihat Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP). Demikian di sampaikan presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi, setelah mengetahui SGRP menjadi lahan kampanye cawapres nomor urut 01 Makruf Amin, Selasa (19/3/2019).

Menurut AQ – sapaan Achsanul Qosasi, banyak hal yang kami lakukan untuk kemegahan SGRP, meskipun SGRP adalah milik pemerintah daerah (pemda) Pamekasan.

Read More

“Perbaikan rumput lapangan saat masih baru diresmikan, club keluar duit 250 juta. Membuat ruang ganti, memasang AC, membuat bench pemain, memotong pagar penontong yang terlalu tinggi dengan biaya 1,5 miliar,” kata AQ, melalui pesan elektronik yang diterima redaksi madurasatu.

Kata pria kelahiran Daramista, Sumenep itu, semua pembiayaan dimaksud didapat tanpa dana APBD demi untuk sepakbola sebagaimana fungsi stadion.

“Sedih, karena di lapangan ada tenda, mobil seenaknya parkir dan berjalan di atas lapangan, dengan jumlah mobil yang cukup banyak,” tuturnya.

Sementara komitmen Pemda, sambung AQ, untuk menyelesaikan track di sekeliling lapangan sampai saat ini belum terselesaikan. Ini menunjukkan bahwa kita belum satu visi dalam memaknai Stadion dan Fungsinya.

“Gelora Bung Karno (GBK) juga pernah dipakai konser, tapi rumputnya ditutup kayu dan terpal serta dilindungi dari injakan langsung dan tidak ada mobil melintasi lapangan,”.

AQ menuturkan, rumput SGRP itu sejenis dengan rumput GBK, bahkan itu rumput termahal untuk stadion sepakbola.

“Stadion ini milik Pemda, dan memang terserah Pemda. Kita tidak bisa apa-apa, walaupun kita sudah turut keluar uang untuk menjaga, memperbaiki dan membiayai perlengkapan yanh kurang agar lebih sempurna untuk sepakbola. Semoga segera diperbaiki dan pulih kembali dalam waktu dekat,”. Salam AQ (anw/ros)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *